Penyakit Jantung Infark Miokard Akut

Penyakit Jantung Infark Miokard Akut

 

Tersedia Produk Naturally Plus ( S Lutena, IZUMIO,  Mirto Plus, Mirto Plus Vegetarian )

 

Klik Icon WhatsApp Di Bawah Ini :

Telp. / WA 0896.1098.1098
Bisa COD Bayar Di Tempat Seluruh Wilayah Indonesia

 

Gratis Biaya Member 350rb Jaminan Harga Asli

 

 

Sudah 20 tahun terbukti di Jepang dan juga sudah banyak bukti khasiat nutrisi penting dari multi karoten yang seharusnya dikonsumsi seumur hidup kita… lalu bagaimana caranya supaya kita bisa minum secara gratis. Caranya bergabung bersama para konsumen s lutena lainnya di sini melalui group rewardpelanggan.com

 

Anda sakit, ingin sehat kembali ? Pastinya perlu mengkonsumsi S.Lutena yang lumayan banyak 5x 3 kapsul per hari atau 4 botol per bulan untuk terapi pengobatan alami, dan rutin karena manfaatnya memang bagus Teknologi Ionisasi Jepang yang murni alami. Dan Mengapa Anda harus Menjadi member ?Kami Menjadikan anda langsung member agar anda itu dapat manfaat lebih, yang fantastis, minimalnya anda bisa mengkonsumsi S lutena Naturally Plus secara Gratis. Tentu, supaya sehat dulu, ….. Kok Bisa ? Caranya cukup Beli dan Jadi Member di sini !

 

Kami adalah para pembeli juga sama seperti anda, kami sudah mulai menyimpan point dan mulai mendapatkan bonusnya : 

 

 

Caranya, minimal supaya bisa dapat bonus 2,2 Juta an ( diberikan dari limpahan para konsumen berikutnya, setiap Kelipatan 3 pasang RO Bonusnya 550rb ) Artinya bisa beli dari bonusnya tadi ( 2.2 juta = 13 pasang jadi Gratis Konsumsi ), Semoga ini dapat bermanfaat dan bisa membantu dari support kami ini.

 

CONTOH BONUS LANGSUNG TRANSFER DARI NPID : Isi Formulir

 

 

 

Kami sangat ingin membantu dan setiap harinya kami menyusun limpahan jaringan bisinisnya secara Full, Baik di kaki kiri dan kaki kanan, seperti contoh diatas.

 

BELI DI SINI, pilih jumlah produk nya, konfirmasi segera.!!! Jangan Ketinggalan.

 

Kirimkan saja langsung 2 nama data member : email, Ktp. No. Rekening dan NPWP jika ada, supaya point limpahan tersimpan dan supaya bonusnya bisa cair langsung ke rekening. (Karena produk S.Lutena ini bukan program jualan, tapi program sehat alami member / konsumen)

 

 

Yuk, sama – sama membantu komunitas para konsumen S.Lutena sebagai Program Peduli dari REWARDPELANGGAN.COM karena Kami tergabung di dalamnya untuk membantu para konsumen S. Lutena yang sedang sakit, supaya mendapatkan MANFAAT produk ASLI dan bonus jaringannya bisa cair untuk kesehatan dan kemakmuran.

 

 

Pengertian Infark Miokard Akut

Penyakit Jantung Infark Miokard Akut

Penyakit Jantung Infark Miokard Akut

 

Infark (bahasa Latin: infarcire) adalah nekrosis iskemik pada satu tempat di otak, karena perubahan sirkulasi darah, atau kurangnya pasokan oksigen.Infark biasanya terjadi karena penyumbatan aliran pembuluh nadi dan kadang bisa terjadi pada pembuluh balik.

Infark Miokard akut adalah kematian otot jantung akibat suplai oksigen yang tidak mencukupi (tidak adekuat) dalam waktu yang cukup lama.

Infark Miokard Akut adalah proses rusaknya jaringan akibat suplay darah yang tidak adekuat sehingga aliran darah koroner berkurang.(Brunner & Suddath,2002)

Infark Miokard Akut adalah kematian jaringan miokard diakibatkan oleh kerusakan darah koroner miokard ,karena ketidakadekuatan aliran darah.(Carpenito,2000)

Infark Miokard Akut adalah iskemia atau nekrosis pada otot jantung yang diakibatkan karena penurunan aliran darah melalui satu atau lebih arteri koroner.(Doengos,2000)

Infark Miokard Akut adalah serangan jantung yang mengacu pada kerusakan jaringan miokard saat suplay darah secara tiba-tiba terganggu baik oleh arteri koroner kronis dari arterosklerosis atau adanya obstruksi dari embolus atau thrombus.(Engram,1999)

Infark Miokard adalah kematian sel-sel miokardium yang terjadi akibat kekurangan oksigen berkepanjangan.(Elizabeth,2001)

Infark Miokard Akut adalah kematian jaringan otot jantung ditandai adanya sakit dada yang khas,lama sakitnya lebih dari 30 menit,tidak hilang dengan istirahat atau pemberian anti angina.(Pusat Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah Nasional “Harapan Kita”,2001)

Menurut pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Infark Miokard Akut adalah iskemia atau nekrosis miokard yang disebabkan karena penurunan aliran darah keotot jantung.

 

Pada umumnya terjadi oklusi trombosit pada arteri koroner yang mengalami plak ateromatoes. Trombosit merupakan faktor utama terjadinya iskemia akut baik pada angina pekstoris tak stabil maupun Infark Miokrad akut.  Infark Miokrad Akut merupakan keadaan berat yang terjadi akibat oklusi mendadak pembuluh koroner ataupun cabangnya yang mengalami skerosis. oklusi tersebut biasanya disebabkan oleh adanya perubahan pada plak ateroma yang menyebabkan tertutupnya lumen arteri koronaria secara mendadak. Sumbatan bisa saja terjadi secara pelan atau cepat. Sumbatan sering terjadi karena embolus dan tromnbus.

 

Infark menurut bentuknya dapat dibagi menjadi

  • Infark anemik, terjadi karena penyumbatan pembuluh nadi dan pada alat tubuh padat seperti jantung dan ginjal;
  • Infark hemoragik, terjadi pada alat tubuh dengan jaringan renggang seperti usus.
  • Infark lakunar, Paling tidak terdapat 20 sindrom akibat infark lakunar, yang telah diteliti dan dikenali berdasarkan fitur klinis. Infark lakunar umumnya disebabkan oleh lipohialinosis dengan faktor risiko utama berupa hipertensi dan diabetes mellitus. Pada korteks otak besar, infark lakunar merupakan penyebab terjadinya gangguan saraf motorik dan hemiparesis.
  • Infark splenik
    Menurut etiologi, infark splenik meliputi
    :>kelainan hematologik seperti anemia (53%), leukositosis (49%), dan trombositosis (7%)
    :>kelainan tromboembolik
    :>dan endokarditis bakterial.
  • Infark otot lurik
    Infark otot lurik merupakan komplikasi yang sangat jarang terjadi oleh karena penyakit diabetes mellitus yang tidak mendapatkan perawatan sehingga menyebabkan multiple end organ microvascular sequelae, dan nefropati.Simtoma klinis infark otot lurik berupa nekrosis pada sel otot dan edema,juga dapat ditimbulkan oleh tromboflebitis, rabdomiolisis atau piomiositis.
  • Infark miokardial
    Penyakit ini merupakan salah satu penyakit jantung yang banyak menimbulkan kematian, bahkan seringkali menimbulkan kematian mendadak bila tidak segera mendapatkan penanganan serta pengobatan yang tepat dan cepat. Infark miokard akut atau disebut juga dengan AMI (akut miokard infark) adalah sebuah kondisi kematian pada miokard (otot jantung) akibat dari aliran darah ke bagian otot jantung terhambat atau juga terganggu. Infark miokard akut ini disebabkan adanya penyempitan ataupun sumbatan pembuluh darah koroner. Dan pembuluh darah koroner ini adalah pembuluih darah yang memberikan makan serta nutrisi ke otot jantung untuk menjalankan fungsinya.

 

Etiologi

  • Pada umumnya etiologi dari infark miokard akut didasari oleh adanya aterosklerotik pembuluh darah koroner. Nekrosis miokard akut hampir selalu terjadi akibat penyumbatan total arteri koronaria oleh trombus yang terbentuk pada plak aterosklerosis yang tidak stabil, juga sering mengikuti ruptur plak pada arteri koroner dengan stenosis ringan ( 50-60% )

 

Kerusakan miokard terjadi dari endokardium ke epikardium, menjadi komplit dan irreversibel dalam 3 – 4 jam. Secara morfologis, infark miokard akut ini dapat terjadi secara transmural atau subendocardial. Akut Miokard Infark transmural mengenai seluruh bagian dari dinding miokard dan juga terjadi pada daerah distribusi suatu arteri koroner. Sebaliknya pada kejadian Akut Miokard Infark subendocardial nekrosis terjadi hanya pada bagian dalam dinding ventrikel jantung.

 

Infark miokard akut ini pada dasarnya terjadi bila suplai oksigen yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan tidak tertangani dengan baik sehingga hal tersebut bisa menyebabkan kematian daripada sel-sel jantung.

 

Gangguan oksigenasi dapat terjadi karena beberapa faktor dan diantaranya yaitu:

  1. Berkurangnya suplai oksigen ke miokard.
    Penyebab dari berkurangnya suplai oksigen ini bisa karena:

    • Faktor pembuluh darah: Hal ini berkaitan dengan kepatenan dari pembuluh darah sebagai jalan darah mencapai sel-sel jantung. Beberapa hal yang bisa mengganggu kepatenan pembuluh darah diantaranya yaitu karena spasme, aterosklerosis, dan arteritis. Spasme pembuluh darah khususnya pembuluh darah koroner ini bisa juga terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya, dan biasanya terkait dengan beberapa hal juga dan di antara hal tersebut adalah mengkonsumsi obat-obatan tertentu, stress emosional atau nyeri, terpapar suhu dingin yang ekstrim, dan juga merokok.
    • Faktor Sirkulasi: Faktor sirkulasi ini terkait dengan kelancaran peredaran darah dari jantung keseluruh tubuh sampai kembali lagi ke jantung. Sehingga hal ini tidak akan lepas dari faktor pemompaan dan juga pada volume darah yang dipompakan. Kondisi yang menyebabkan adanya gangguan pada sirkulasi diantaranya adalah keadaan saat hipotensi. Stenosis maupun insufisiensi yang terjadi pada katup-katup jantung (aorta, mitral, atau trikuspidalis) menyebabkan menurunnya Cardiac Out Put (COP). Penurunan Cardiac Out put yang diikuti oleh penurunan sirkulasi menyebabkan bebarapa bagian tubuh tidak tersuplay darah dengan baik serta adekuat, termasuk dalam hal ini otot jantung sendiri.
    • Faktor darah: Darah dalam hal ini merupakan pengangkut oksigen menuju ke seluruh bagian tubuh. Jika daya angkut darah berkurang, maka sebagus apapun jalan itu (pembuluh darah) dan pemompaan jantung maka hal tersebut tidak akan cukup membantu. Hal-hal yang bisa menyebabkan terganggunya daya angkut darah ini diantaranya yaitu antara lain keadaan anemia, hipoksemia, dan juga polisitemia.
  2. Meningkatnya kebutuhan oksigen tubuh.
    Pada orang normal meningkatnya kebutuhan oksigen mampu dikompensasi dengan baik yaitu dengan meningkatkan denyut jantung untuk meningkatkan cardiac out put. Akan tetapi jika orang tersebut telah mengidap penyakit jantung, maka mekanisme kompensasi ini justru pada akhirnya makin memperberat kondisinya karena hal tersebut otomatis akan membuat kebutuhan oksigen semakin meningkat, sedangkan dari suplai oksigen itu sendiri tidak bertambah.

 

Oleh karena itu segala aktivitas yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan oksigen akan memicu terjadinya infark miokard ini. Aktifitas yang memicu terjadinya akut miokard infark diantaranya yaitu aktifitas yang berlebihan, emosi, makan terlalu banyak dan lain-lain. Hipertropi miokard ini bisa memicu terjadinya infark karena semakin banyak sel yang harus disuplay oksigen, sedangkan asupan oksigen itu sendiri menurun akibat dari pemompaan yang tidak efektif.

 

3. PATOLOGI

  • Arteri koroner kiri mempengaruhi sebagian besar ventrikel kiri, septum dan atrium kiri. Arteri koroner kanan mempengaruhi sisi diafragma ventrikel kiri, sedikit bagian posterior septum dan ventrikel serta atrium kanan. Nodus SA lebih sering dipengaruhi oleh arteri koroner kanan daripada kiri (cabang sirkumfleks). Pada nodus AV, 90% dipengaruhi oleh arteri koroner kanan dan 10% dari sisi kiri cabang sirkumfleks. Kedua nodus SA dan AV juga mendapat darah dari arteri kugel. Jadi jelaslah obstruksi pada arteri koroner kiri sering menyebabkan infark anterior, dan infark inferior disebabkan oleh obstruksi pada arteri koroner kanan. Tetapi bila obstruksi telah terjadi di banyak tempat dan kolateral telah terbentuk, lokasi infark mungkin tidak dapat dicerminkan oleh pembuluh asal yang terkena. Pada nekrosis daerah infark miokard mungkin sulit dikenali pada 24 – 48 jam pertama. Setelah itu serat-serat miokard membengkak dan nuklei menghilang. Di tepi infark dapat terlihat perdarahan. Dalam beberapa hari pertama daerah infark akut amat lemah. Secara histologis penyembuhan dapat tercapai sekurang-kurangnya setelah empat minggu, umumnya setelah enam minggu.

 

4. PATOFISIOLOGI

  • Segera setelah terjadi Infark Miokard daerah miokard setempat akan memperlihatkan penonjolan sitolik (diskinesia) dengan akibat menurunnya ejeksi fraction, isi sekuncup, dan peningkatan volume akhir sistolik dan akhir diastolik ventrikel kiri. Tekanan akhir diastolik ventrikel kiri naik dengan akibat tekanan atrium kiri juga naik. Peningkatan tekanan atrium kiri diatas 25 mmHg yang lama akan menyebabkan transudat cairan ke jaringan interstitium paru (gagal jantung). Pemburukan hemodinamik ini bukan saja disebabkan karena daerah infark, tetapi juga daerah iskemik disekitarnya. Miokard yang masih relatif baik akan mengdakan kompensasi, khususnya dengan bantuan rangsang adrenergik untuk mempertahankan curah jantung tetapi dengan peningkatan kebutuhan oksigen miokard. Kompensasi ini jelas tidak memadai jika daerah yang bersangkutan juga mengalami iskemia atau bahkan sudah fibrotik. Bila infark kecil dan miokard yang kompensasi masih normal maka pemburukan hemodinamik akan minimal. Sebaliknya jika infark luas dan miokard yang harus berkompensasi juga buruk akibat iskemia atau infark lama, tekanan akhir diastolik akan naik dan gagal jantung terjadi.
  • Perubahan-perubahan hemodinamik Infark Miokard ini tidak statis. Bila Infark Miokard makin tenang fungsi jantung membaik walaupun tidak diobati. Hal ini disebabkan daerah-daerah yang tadi iskemik mengalami perbaikan. Perubahan hemodinamik akan terjadi bila iskemik berkepanjangan atau infark meluas. Terjadinya mekanis penyulit seperti rupture septum ventrikel, regurgitasi mitral akut dan aneurisma ventrikel akan memperburuk faal hemodinamik jantung.
  • Aritmia merupakan penyulit Infark Miokard yang tersering dan terjadi pada saat pertama serangan. Hal ini disebabkan karena perubahan masa refrakter, daya hantar rangsang dan kepekaan terhadap rangsangan. Sistem saraf otonom juga berperan terhadap terjadinya aritmia. Penderita Infark Miokard umumnya mengalami peningkatan tonus parasimpatis dengan akibat kecenderungan bradiaritmia meningkat. Sedangkan peningkatan tonus simpatis pada Infark Miokard anterior akan mempertinggi kecenderungan fibrilasi ventrikel dan perluasan infark.

 

5. MANIFESTASI KLINIS

  • Infark Miokard Akut biasanya terjadi pada pria diatas 40 tahun dan mengalami artheriosklerosis.Pada pembuluh koronernya & sering disertai dengan hipertensi arterial.Serangan juga terjadi pada wanita & pria mida diawal 30-an atau bahkan 20-an. Wanita yang memakai kontrasepsi pil dan merokok mempunyai resiko sangat tinggi. Namun secara keseluruhan angka kejadian Infark Miokardium pada pria lebih tinggi di banding wanita pada semua usia.
  • Nyeri dada yang berlangsung secara tiba-tiba & berlangsung terus menerus,terletak dibagian bawah sternum & perut atas adalah gejala utama yang biasanya muncul. Nyeri akan terasa semakin berat bisa menyebar kebahu dan lengan,biasanya lengan kiri. Tidak seperti nyeri angina nyeri ini muncul secara spontan (bukan setelah bekerja berat atau gangguan emosi) dan menetap selama beberapa jam sampai beberapa hari dan tidak akan hilang dengan istirahat ataupun Nitrogliserin. Pada beberapa kasus nyeri bisa menjalar kedagu dan leher,nyeri sering disertai dengan napas pendek, pucat, berkeringat dingin, pusing,kepala ringan, mual muntah (Brunner & Suddarth,2002)

 

6. PEMERIKSAAN PENUNJANG

  • EKG ; Menunjukkan peninggian gelombang S-T, iskhemia berarti penurunan atau datarnya gelombang T, menunjukkan oedem, dan adanya gelombang Q.
    • Elektrolit ; Ketidakseimbangan dapat mempengaruhi konduksi dan dapat dan dapat mempengaruhi kontraktilitas,contoh ; Hipokalemia/hiperkalemia.
      Sel darah putih leukosit (10.000-20.000) biasanya tampak hari kedua setelah IM sehubungan dengan proses inflamasi.
    • Kecepatan Sedimentasi ; meningkat pada hari kedua – ketiga setelah MI menunjukkan inflamasi.
      Kimia mungkin normal tergantung abnormalitas pasien atau perfusi organ kuat atau kronis.
    • GDA/oksimetri nadi; dapat menunjukkan hipoksia atau proses penyakit paru akut/kronis.
      Kolesterol/trigeliserida serum, meningkat menunjukkan artheriosklerosis sebagai penyebab IM.
    • Foto dada ; mungkin normal atau menunjukkan pembesaran jantung diduga GJK atau aneurisma ventrikuler.
      Ekokardiogram mungkin dilakukan untuk melakukan dimensi serambi,gerakan katub/dinding ventrikuler dan konfigurasi/fs katub.

 

Pemeriksaan pencitraan nuklir;

  • Thalium;mengevaluasi aliran darah miokardia dan status sel miokardium contoh lokasi/luasnya IM akut/sebelumnya.
  • Technetium ;terkumpul dalam sel iskemia disekitar area nekrotik.
    Pencitraan darah ;jantung/MUGA;mengevaluasi penampilan ventrikel khusus dan umum ,gerakan dinding regional dan fraksi ejeksi (aliran darah).
  • Angiografi koroner;menggambarkan penyempitan /sumbatan arteri koroner dan biasanya dilakukan sehubungan dengan pengukuran tekanan serambi dan mengkaji ventrikel kiri (fraksi ejeksi).
  • Digital substraction angiografi (DSA); tehnik yang digunakan untuk menggambarkan status penanaman arteri dan untuk mendeteksi penyakit arteri perifer.
  • Tes stress olahraga; menentukan respon kardiovaskuler terhadap aktifitas (sering dilakukan sehubungan dengan pencitraan talium pada fase penyembuhan) (Doenges, 2000)

 

Trias Diagnostik pada infark miokardium

Gejala

Gejala khas

1. Riwayat nyeri dada yang khas 

  • Lokasi nyeri dada di bagian dada depan (bawah sternum) dengan atau tanpa perjalaran,kadang berupa nyeri dagu, leher, atau seperti sakit gigi, penderita tidak bisa menunjuk lokasi nyeri dengan satu jari tetapi ditunjukkan dengan telapak tangan
  • Kualitas nyeri, rasa berat seperti ditekan atau rasa panas seperti terbakar
  • Lama nyeri bisa lebih dari 15 detik sampai 30 menit
  • Nyeri dada dapat menjalar ke dagu leher lengan kiri , punggung dan epigastrium
  • Kadang disertai gejala penyerta berupa keringat dingin , mual, berdebar, atau sesak. Sering didapatkan factor pencetus berupa aktivitas fisik emosi atau stress dan dingin
  • Nyeri tidak hilang dengan istirahat atau pemberian nitrogliserin sublingual

 

2. Adanya perubahan EKG 

  • Gelombang Q (signifikan infark) atau Q patologis
  • Segmen ST (elevasi)
  • Gelombang T (meninggi atau menurun)

Perubahan EKG pada infark miokardium, inversi gelombang T (kiri), elevasi segmen ST(tengah), gelombang Q yang menonjol (kanan).gelombang Q menunjukkan nekrosis miokardium dan bersifat Irreversibel. Perubahan pada segmen ST gelombang T diakibatkan karena iskemia dan akan menghilang sesudah jangka waktu tertentu.

 

3. Kenaikan enzim otot jantung

  • CKMB merupakan enzym yang spesifik sebagai tanda terjadinya kerusakan pada otot jantung, enzym ini meningkat 6-10 jam setelah nyeri dada dan kembali normal dalam 48-72 jam
  • Walaupun kurang spesifik, pemeriksaan Aspartate Amino Transferase (AST) dapat membantu bila penderita datang kerumah sakit sesudah hari ke 3 dari nyeri dada atau laktat dehydrogenase(LDH) akan meningkat sesudahhari ke 4 dan menjadi normal sesudah hari ke 10

 

7. KOMPLIKASI

a. Gagal jantung kongestif

  • Apabila jantung tidak bisa memompa keluar semua darah yang diterimanya,dapat mengakibatkan gagal jantung kongestif. Gagal jantung dapat timbul segera setelah infrak apabila infark awal berukuran sangat luas atau timbul setelah pengaktifan refleks baro reseptor terjadi peningkatan darah kembali kejantung yang rusak serta kontriksi arteri dan arteriol disebelah hilir. Hal ini menyebabkan darah berkumpul dijantung dan menimbulkan peregangan berlebihan terhadap sel-sel otot jantung. Apabila peregangan tersebut cukup hebat, maka kontraktilitas jantung dapat berkurang karena sel-sel otot tertinggal pada kurva panjang tegangan.

b. Disritmia

  • Dapat timbul akibat perubahan keseimbangan elektrolit dan penurunan PH. Daerah-daerah dijantung yang mudah teriritasi dapat mulai melepaskan potensial aksi sehingga terjadi disritmia.

c. Syok Kardiogenik

  • Dapat terjadi apabila curah jantung sangat berkurang dalam waktu lama. Syok kardiogenik dapat fatal pada waktu infark atau menimbulkan kematian atau kelemahan beberapa hari atau minggu kemudian akibat gagal paru atau ginjal karena organ-organ ini mengalami iskemia. Syok kardiogenik biasanya berkaitan dengan kerusakan sebanyak 40% massa otot jantung.

d. Dapat terjadi trombo embolus akibat kontraktilitas miokardium berekurang

  • Embolus tersebut dapat menghambat aliran darah kebagian jantung yang sebelumnya tidak rusak oleh infark semula. Embolus tersebut juga dapat mengalir keorgan lain, menghambat aliran darahnya dan menyebabkan infark di organ tersebut.

e. Dapat terjadi perikarditis,peradangan selaput jantung

  • Perikarditis terjadi sebagai bagian dari reaksi peradangan setelah cidera dan kematian sel. Sebagian jenis perikarditis dapat timbul beberapa minggu setelah infark, dan mungkain mencerminkan suatu reaksi hipersensitifitas imun terhadap nekrosis jaringan. (Elizabeth,2001)

 

 

8. PENATALAKSANAAN

a. Medis

  • Tujuan penatalaksanaan medis adalah memperkecil kerusakan jantuang sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi. Kerusakan jantung diperkecil dengan cara segera mengembalikan keseimbangan antara kebutuhan dan suplai oksigen jantung. Terapi obat-obatan ,pemberian O2, tirah baring dilakukan secara bersamaan untuk tetap mempertahankan jantung. Obat-obatan dan O2 digunakan untuk meningkatkan suplay O2, sementara tirah baring digunakan untuk mengurangi kebutuhan O2. Hilangnya nyeri merupakan indicator utama bahwa kebutuhan dan suplai O2 telah mencapai keseimbangan. Dan dengan penghentian aktifitas fisik untuk mengurangi beben kerja jantung membatasi luas kerusakan.

 

b. Farmakologi

Ada 3 kelas obat-obatan yang digunakan untuk meningkatkan suplai oksigen;

  • Vasodilator
    untuk mengurangi nyeri jantung,missal;NTG (nitrogliserin)
  • Anti koagulan
    Missal;heparin (untuk mempertahankan integritas jantung)
  • Trombolitik
    Streptokinase (mekanisme pembekuan dalam tubuh). (Brunner & Suddart,2002)

 

Kami memberikan solusi untuk Anda yang mengalami penyakit Jantung yaitu dengan obat herbal alami, aman dan terpercaya dengan kandungan 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.LUTENA ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

 

 

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

 

 

S LUTENA juga sangat aman dalam terapi pemulihan kesehatan pasien dari berbagai jenis kanker lainnya, Tumor, Darah Tinggi, Migrain, Typus, Insomnia, Impotensi, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Gagal Ginjal, Hepatitis, dsb.

 

Manfaat Superlutein Secara Umum adalah :

  • Detoksifikasi
  • Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
  • Pembersih Darah
  • Antioksidan

 

Untuk Lebih Jelasnya mengenai s lutena super lutein untuk Arterosklerosis, silahkan hubungi cs kami di website berikut !!!

 

Cara Order / Pemesanan silahkan Klik Link dibawah ini ;

 

 

 


Langsung hubungi CS kami Via TELPHON / SMS / WA / BBM untuk order dan pemesanan !!!

You may also like...

%d bloggers like this: