Kencing Manis (Diabetes Mellitus)

Kencing Manis (Diabetes Mellitus)

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) atau yang dikenal sebagai penyakit kencing manis merupakan penyebab utama kefaalan , bahkan berujung kematian. Selain itu diabetes juga mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam alokasi biaya untuk pelayanan kesehatan.

Prevalensi penyakit Diabetes Mellitus telah mencapai tingkat epidemik di beberapa negara menjadi sebuah perhatian yang penting dalam dunia kesehatan. Sebagai ilustrasi, pada tahun 2005 , diAmerika Serikat, diabetes diderita oleh 8% dari populasi penduduk diusia dewasa.

Berbagai penelitian menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan angka kejadian Diabetes Mellitus , terutama tipe 2, diberbagai penjuru dunia. World Health Organization (WHO) telah memprediksi adanya peningkatan jumlah penyandang diabetes yang cukup besar untuk tahun- tahun mendatang. Untuk Indonesia , WHO memprediksi kenaikan jumlah penderita dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030.

Penyakit DM termasuk golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh. Prangkeas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.Abnormalitas metabolisme , terutama hiperglikemia, dapat menyebabkan komplikasi lain seperti neuropati, retinopati , dan nefropati.

Amerika Diabetes Association (ADA) dalam standards of medical care in Diabetes (2009) memberikan klasifikasi Diabetes Mellitus menjadi 4 tipe

  • Diabetes Mellitus Tipe 1 , yaitu diabetes yang dikarenakan oleh adanya kerusakan sel ß(beta) pankreas yang secara absolut menyebabkan defisiensi insulin. Tubuh pun kekurangan hormon insulin , dikenal dengan istilah insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM).Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada anak-anak , balita, dan remaja.

Sampai saat ini , DM tipe 1 hanya dapat diobati dengan terapi pemberian insulin yang dilakukan terus menerus.Riwayat keluarga, diet dan faktor lingkungan sangat mempengaruhi perawatan penderitanya . Pada penderita harusnya diperhatikan kadar gula darahnya, yaitu dengan menggunakan alat tes gula darah, terutama pada anak-anak atau balitayang sangat muda mengalami dehidrasi, sering muntah, dan mudah terserang penyakit.

  • Diabetes Mellitus tipe 2 , diabetes ini disebabkan oleh adanya kelainnan sekresi insulin yang progresif dan adanya resistensi insulin . Pada tipe ini , hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya , dikenal dengan istilah non-insulin dependent diabetes mellitus(NIDDM). hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin , atau berkurangnya sensitivitas sel dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin didalam darah.

Ada beberapa teori yang mengutarakan sebab terjadinya resisten terhadap insulin diantaranya adalah faktor kegemukan ( obesitas) . Pada penderita DM tipe 2 , pengontrolan kadar gula darah dapat dilakukan dengan beberapa tindakan seperti diet , penurunan berat badan, dan pemberian tablet diabetik. Apabila dengan pemberian tablet belum maksimal dengan merespon penanganan level gula dalam darah, maka obat suntik mulai dipertimbangkan untuk diberikan.

Diabetes Melitus tipe 2 (DM tipe 2 ) merupakan penyakit kronis yang berpengaruh pada kondisi kesehatan pasien. DM tipe 2 mempunyai angka kejadian yang mencapai 85-95 % kasus dari keseluruhan kasus diabetes yang ada di negara maju dan persentase tersebut mempunyai nilai yang lebih tinggi di negara yang sedang berkembang.

  • Diabetes Gestational adalah tipe diabetes yang biasa muncul pada kehamilan , terjadi disekitar 2-5% dari semua kehamilan . Diabetes ini bersifat temporer . Namun jika tidak mendapatkan  penanganan dapat menyebabkan permasalahan kehamilan termasuk macrosomia(ukuran janin terlalu besar), janin mengalami kecacatan dan menderita penyakit jantung sejak lahir. Penderita memerlukan pengawasan secara medis sepanjang kehamilan.
  • Diabetes Mellitus Tipe lain, yaitu diabetes yang disebebkan oleh beberapa faktor lain seperti kelainan genetik pada fungsi sel ß prankreas , kelainan genetik pada aktivitas insulin , penyakit eksokrin pankreas (cystic fibrosis) dan akibat penggunaan obat atau bahan kimia.

Apa sih Insulin itu ?

insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh prangkeas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah /kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah( memproses) karbohidrat, lemak dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia . Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

Penyebab  Diabetes Melitus

Pembentukan diabetes yang utama adalah karena kurangnya produksi insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap jenis insulin diabetes mellitus tipe 2, bentuk yang lebih umum). Selain itu terdapat jenis Diabetes Mellitus yang juga disebabkan oleh resistansi insulin

%d bloggers like this: