kanker pankreas

Kanker Pankreas

 

Apakah kanker pankreas itu?

Kanker pankreas adalah penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya tumor di dalam pankreas. Pankreas adalah sebuah kelenjar besar yang merupakan bagian dari sistem pencernaan dan memiliki panjang sekitar 15 cm. Kanker pankreas bisa dialami oleh pria maupun wanita, dan biasanya terjadi pada orang-orang yang berusia lanjut atau di atas 75 tahun.

Pankreas memiliki fungsi yang penting bagi tubuh karena memproduksi enzim pencernaan yang berfungsi menguraikan makanan agar dapat diserap oleh tubuh. Selain itu, pankreas juga memproduksi hormon, termasuk insulin, yang berfungsi menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh.

Pankreas mempunyai dua fungsi endokrin dan eksokrin, berasal dari sel kanker endokrin, disebut kanker karsinoma neuroendokrin, relatif jarang ditemukan, Steve Jobs meninggal karena kanker ini. Karsinoma neuroendokrin dalam banyak kasus tingkat keganasannya relatif rendah, proses penyakitnya agak panjang, cara pengobatan dengan kanker pankreas yang sering ditemukan juga berbeda.

Berasal dari sel kanker eksokrin, kanker pancreas yang sering kita sebut kanker pankreas merupakan sejenis tumor yang sangat ganas. Tingkat terjadinya kanker pankreas di seluruh dunia meningkat, banyak terjadi pada orang usia lanjut, laki-laki lebih banyak dari pada perempuan dengan usia 40-65 tahun, tetapi beberapa tahun terakhir terjadi pada usia yang lebih muda. Tingkat keganasan kanker pankreas sangat tinggi, dari ditemukannya penyakit ini sampai meninggal rata-rata dalam 5 bulan, dengan tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahun sekitar 5%, di kenal sebagai “raja kanker”. Diantaranya hanya terdapat 15-20% pasien yang dapat menerima operasi, diantara 40% pasien dalam menerima operasi telah ditemukan penyebaran, setelah operasi tingkat kelangsungan hidup hanya ada 10%. Sejalan dengan kemajuan teknologi diagnosis yang semakin meningkat, banyak metode pengobatan baru yang digunakan, memberikan harapan kelangsungan hidup bagi penderita kanker pankreas.

Gejala Kanker Pankreas

Kanker pankreas pada tahap awal biasanya tidak menimbulkan gejala dan oleh karena itu diagnosis menjadi lebih sulit untuk dilakukan. Gejala kanker pankreas pada tahap lanjut tergantung bagian kelenjar pankreas yang terjangkit karena pankreas memiliki dua jenis jaringan kelenjar. Pertama adalah kelenjar yang memproduksi enzim pencernaan atau disebut dengan kelenjar eksokrin. Kedua adalah kelenjar yang memproduksi hormon, atau disebut juga dengan kelenjar endokrin.

Kelenjar eksokrin merupakan kelenjar yang paling sering terjangkit kanker pankreas dengan gejala yang umumnya terjadi seperti penyakit kuning, kehilangan berat badan, dan nyeri punggung atau nyeri perut.

Selain beberapa gejala yang disebutkan di atas, ada beberapa gejala kanker pankreas lain seperti berikut:

  • Diabetes
  • Demam dan menggigil
  • Gatal
  • Darah mudah menggumpal
  • Mual dan muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Perubahan pola buang air besar
  • Hilangnya selera makan
  • Demam

Penyebab Kanker Pankreas

faktor penyebab kanker pankreas, dapat dikatakan masih tidak jelas, tetapi dengan sejalannya penelitian, kita masih mengira berhubungan dengan faktor-faktor berikut ini:

  • Merokok. Resiko perokok terkena kanker pankreas adalah 3 kali lipatnya orang yang tidak     merokok.
  • Pola makan tinggi protein, tinggi lemak, dan tinggi kalori. Penyanyi tenor terkenal Itali Lucio Pavarotti dan peseni Hongkong Lidya Shen karena pola makan 3 tinggi maka terkena kanker pancreas.
  • Radang pankreas kronis. Radang pankreas kronis dapat berkembang menjadi kanker pankreas.
  • Diabetes dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker pankreas. Sebaliknya, tumor ganas yang tumbuh di pankreas juga bisa menjadi penyebab terjadinya diabetes.
  • Bakteri helicobacter pylori yang menyebabkan infeksi lambung diperkirakan dapat sedikit meningkatkan risiko seseorang terkena kanker pankreas.
  • Merokok dapat meningkatkan risiko terjangkit kanker pankreas karena racun dan zat kimia berbahayanya bisa menyebabkan jaringan dan organ dalam tubuh mengalami iritasi dan peradangan.
  • Berusia di atas 75 tahun.
  • Orang-orang yang tidak banyak melakukan aktivitas fisik, memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, dan tidak membiasakan pola makan yang sehat.
  • Pernah menderita peradangan pada pankreas atau pankreatitis.
  • Memiliki anggota keluarga dekat yang menderita kanker pankreas.

Selain faktor-faktor risiko seperti yang disebutkan di atas, ada juga faktor risiko lainnya yang bisa meningkatkan risiko terjangkit kanker pankreas, yaitu orang-orang yang banyak mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan dan penderita hepatitis kronis.

Diagnosis Kanker Pankreas
Diagnosis kanker pankreas pada tahap awal sulit untuk dilakukan karena sering tidak menimbulkan gejala pada penderita. Pemeriksaan fisik untuk memeriksa kanker pankreas sulit untuk dilakukan karena letak pankreas cukup tersembunyi di dalam tubuh dan dikelilingi bagian dari usus.

Berikut ini adalah beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis kanker pankreas:

  • Tes pencitraan organ dalam tubuh seperti ultrasound scan, CT, MRI, dan PET scan. Selain itu, endoluminal ultrasonography (EUS) juga dapat dilakukan jika CT scan atau MRI scan yang telah dilakukan masih kurang jelas. Endoskop atau alat kamera kecil akan dimasukkan melalui mulut menuju lambung untuk memotret kondisi pankreas.
  • Laparoskopi atau pembedahan ‘lubang kunci’ di daerah perut untuk memasukkan mikroskop kecil yang disebut dengan laparoskop , untuk melihat organ-organ di dalam rongga perut dan panggul.
  • Endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP) hampir sama dengan EUS, yaitu proses memasukkan endoskop melalui mulut dan menuju lambung. Namun endoskop dalam proses ERCP digunakan untuk menyuntikkan pewarna khusus ke saluran pankreas dan empedu guna mengetahui keberadaan tumor yang menyumbat. Tes ini dilakukan jika seseorang menderita penyakit kuning.
  • Biopsi atau proses pengambilan sampel sel yang dicurigai sebagai tumor untuk diperiksa di bawah mikroskop. Alat kecil yang menempel pada endoskop dapat digunakan untuk biopsi saat melakukan prosedur laparoskopi, ERCP atau EUS.

Tahapan kanker terbagi atas empat tahap atau yang biasa disebut dengan stadium. Dokter akan menggolongkan stadium kanker berdasarkan diagnosis yang telah dilakukan. Di bawah ini adalah penggolongan stadium kanker pankreas:

  • Jika kanker hanya terdapat di pankreas dan belum menyebar ke bagian lain, disebut dengan stadium I.
  • Jika kanker telah menyebar ke jaringan dan organ tubuh yang dekat dengan pankreas, atau mungkin telah menjangkiti kelenjar getah bening, disebut dengan stadium II.
  • Jika kanker telah menyebar lebih ke pembuluh darah besar di sekitar pankreas dan mungkin telah menjangkiti nodus limfa, disebut dengan stadium III.
  • Jika kanker telah menyebar luas ke organ tubuh lain seperti paru-paru, hati, serta peritoneum atau membran yang melapisi rongga perut, disebut dengan stadium

 

Gejala kanker pankreas

  • Sakit pada bagian bawah perut dan mual yang tidak dapat dijelaskan, kadang-kadang ringan kadang-kadang berat, kadang-kadang muncul kadang-kadang tidak ada, terasa pada waktu malam.
  • Muncul penyakit kuning tetapi tidak ada batu ginjal dan penyakit lainnya.
  • Berat badan menurun. Penderita sakit maag karena penyerapan pencernaan kurang lancar disertai berat badan menurun, tetapi tidak sejelas kanker pankreas.
  • Belakangan terdapat minyak pada BAB atau diabetes tiba-tiba bertambah parah.

Kanker pankreas stadium dini dengan operasi pemotongan, tingkat kelangsungan hidup dalam 5 tahun mencapai 70-100%, dibandingkan dengan kanker pankreas stadium lanjut hasil kedua pengobatan memiliki perbedaan yang besar. Oleh karena itu, sewaktu muncul gejala sebaiknya langsung menjalani diagnosis pengobatan yang terperinci.

Penyaringan kanker pankreas
Normalnya, pada orang yang diduga terdapat kanker pankreas, seharusnya dipilih cara pemeriksaan yang tidak ada luka, misalnya cek tumor marker dan sample feses, bagi yang diragukan hasilnya baru melakukan pemeriksaan kanker pankreas yang lebih lanjut.

Pembagian stadium kanker pankreas

  • Stadium I: tumor hanya berada di dalam pankreas, tingkat kelangsungan hidup dalam 5 tahun sekitar 30%.
  • Stadium II: tumor menginvasi pada jaringan terdekat, seperti dinding usus 12 jari, dengan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sekitar 10%.
  • Stadium III: telah ada penyebaran pada kelenjar getah bening, dengan rata-rata tingkat kelangsungan hidup 8-12 bulan.
  • Stadium IV : telah ada metastasis pada hati dan bagian lain, dengan rata-rata tingkat kelangsungan hidup 3-6 bulan.

Pengobatan  Kanker Pankreas dengan Herbal Alami Phytochi

Solusi terbaik Untuk Anda yang telah terkena Penyakit Kanker adalah obat Herbal Penyakit Kanker Phytochi. Telah kita ketahui bahwa Phytochi obat terbaik untuk berbagai penyakit kanker . Phytochi merupakan Herbal yang terbuat dari extrak 16 herbal pilihan yang telah diteliti oleh seorang ahli herbal terkenal mahakarya Ahli herbal terkemuka, Dr Albert Y. Leung. Diproduksi sejak tahun 2001. Dipasarkan di Indonesia sejak tahun 2012.

Phytochi ini sudah membantu kesehatan jutaan orang Amerika dan Uni Eropa. Begitu luar biasanya khasiat phytochi sehingga membantu penyembuhan kanker tenggorokan yang dialami motivator terkenal dunia , Brian Tracy. Itulah yang membuat sosok hebat sekali Brian Tracy bersedia menjadi duta dari Phytochi.

Phytochi menurut Brian Tracy , Jus 16 Herbal Ajaib PhytoChi

 

Phytochi menurut bapak sudi sudjadi ” Direktur PT . Dwi Era Natural”

 

 

Phytochi Herbal Unik obat penyembuh berbagai macam penyakit , Phytochi di ciptakan pada tahun 2001 , dan sudah membantu kesehatan jutaan orang di Amerika & seluruh Eropa. Phytochi kini hadir di Asia pertama kalinya melalui INDONESIA di Januari 2012, hadir di Indonesia dengan di impor langsung dari Polandia PT. Dwi Era Natural ( DERAL ) yang berkantor pusat di Jakarta merupakan pemegang lisensi ekslusif untuk pemasaran produk-produk dari Earth Power Europe, sebuah perusahaan Multinasional yang berkantor pusat di Warzsawa, Polandia.

Khasiat dan Manfaat Phytochi untuk kesehatan

Phytochi memiliki manfaat yang sangat penting bagi kesehatan yaitu membantu proses penyembuhan dan menjaga keseimbangan kerja organ tubuh. Ini bisa terjadi karena Phytochi :

  • membuang racun-racun dalam tubuh;
  • melengkapi nutrisi yang dibutuhkan organ tubuh;
  • melancarkan peredaran darah;
  • menguatkan energi organ-organ tubuh.

Fungsi dan manfaat PhytoChi yaitu :

  • Detoksifikasi tubuh kita dari polusi yang masuk melalui makanan,air dan udara kemudian Menguatkan Daya Tahan Tubuh dan Menyeimbangkan organ-organ tubuh agar bekerja maksimal yang akan membuat tubuh kita selalu Fit dan Berenergi.

Bagi orang yang sedang mengalami sakit, maka PhytoChi akan bekerja maksimal memulihkan kesehatan sehingga cepat sembuh dari penyakitnya. Dan bagi orang yang sehat, Maka PhytoChi akan bekerja maksimal untuk menjaga dan melindungi tubuhnya agar selalu Fit dan Berenergi.

Penyakit – penyakit apa sajakah yang bisa disembuhkan oleh Phytochi ?

Hampir semua keluhan penyakit bisa di atasi dengan terapi PHYTOCHI, karena sifatnya dan cara kerjanya yang luar biasa dalam proses penyembuhan. Phytochi 16 herbal kandungan pilihan dapat mengobati berbagai penyakit ganas, Phytochi merupakan herbal alami yang unik yaitu bekerja dengan 5 fungsi yaitu :

  • Mengeluarkan racun kemudian Mengtoksin, dan Memulihkan serta Menyeimbangkan dan yang terakhir Menyehatkan / Mengobati. ( sedangkan dipasaran 70% produk berfungsi untuk detoksifikasi) nah itulah yang membuat phytochi sangat luar biasa yaitu dengan Isi dan kandungan Phytochi sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kesembuhan penyakit.

Apakah manfaat dari mengkonsumsi PhytoChi ?

Fungsi dan manfaat PhytoChi yaitu :

  • Detoksifikasi tubuh kita dari polusi yang masuk melalui makanan,air dan udara kemudian Menguatkan Daya Tahan Tubuh dan Menyeimbangkan organ-organ tubuh agar bekerja maksimal yang akan membuat tubuh kita selalu Fit dan Berenergi.

Bagi orang yang sedang mengalami sakit, maka PhytoChi akan bekerja maksimal memulihkan kesehatan sehingga cepat sembuh dari penyakitnya. Dan bagi orang yang sehat, Maka PhytoChi akan bekerja maksimal untuk menjaga dan melindungi tubuhnya agar selalu Fit dan Berenergi.

Phytochi merupakan solusi terbaik bagi kesehatan Anda dengan cara alami dan seimbang. Kandungan 16 Herbal dalam PhytoChi bekerja sinergis untuk mengembalikan keseimbangan tubuh sehingga tubuh akan kembali bugar, sehat dan berenergi. Yaitu dengan kandungan phytochi yaitu jamur Reishi, Ginseng Amerika, Ginseng Siberia, Ginseng Tienchi, Polygonum Multiflorum , Mawar china, Bunga Chamomile , Kunyit , Licorice , Kayu manis Cassia, Coix Lacrima Jobi , Aloe Vera , Astragalus Membraneceus, Kulit Jeruk Mandarin , Goji Berry, Schisandra Berry. Sehingga Phytochi bermanfaat mengeluarkan racun, toksin , bakteri dan kuman yang tidak baik dari dalam tubuh kemudian memulihkan dan menyeimbangkan seluruh sistem tubuh seperti sedia kala sehingga tubuh akan menjadi sehat.

Phytochi telah terbukti efektif menyembuhkan berbagai penyakit diantaranya :

  • Stroke, Jantung Koroner, Diabetes, Ginjal, Tyroid, Vertigo, Syaraf terjepit, Wasir, Kolesterol, Maag, Asma, Darah tinggi, Darah rendah, Liver, Kanker, Tumor, Mioma, Kista, Kecanduan alkohol, dan lain-lainnya.

 

Tentang Phytochi selengkapnya Baca dalam Artikel Berikut ini :

Phytochi sebagai herbal pilihan untuk pengobatan penyakit kanker oleh karena itu kami sebagai Toko online terpercaya toko herbal shop Pasarinternet Indonesia , agen obat phytochi obat herbal penyakit kanker sehingga jangan ragu lagi untuk memilih obat herbal Phytochi sebagai minuman kesehatan yang harus selalu tersedia dirumah Anda , karena selain rasanya yang nikmat, menyegarkan dan memberikan banyak manfaat dan khasiat .

Untuk info tentang phytochi dan manfaat , khasiat yang luar biasa bisa langsung dengan CS kami di kontak person yang tersedia disebelah kanan Webseti ini.

%d bloggers like this: